26 December 2008

Istilah – Istilah dalam Dunia Internet

Pada tulisan kali ini, Saya akan mencoba untuk sharing kepada para pembaca untuk memberitahu tentang istilah-istilah dalam dunia internet yang Saya ketahui. Berikut istilah-istilahnya :

Bandwith : Jumlah data yang ditransfer melalui suatu network atau jaringan dalam suatu jangka waktu tertentu dan biasanya ditentukan dalam satuan Mbps (Megabit per second / 10242 bit per detik).

Chatting : Suatu program yang memungkinkan para pengguna bisa berbincang-bincang dengan pengguna lain melalui internet. Tetapi, media komunikasi yang digunakan bukan suara, melainkan tulisan yang diketik dengan keyboard komputer dan hasil perbincangan itu akan tampil di layar monitor.

Cookies : Suatu cara yang dipakai dalam koneksi oleh komputer server untuk menyimpan dan mengambil informasi yang terdapat pada komputer klien.

DNS : Singkatan dari Domain Name System. Sistem yang digunakan untuk penamaan alamat URL.

E-mail : Singkatan dari Electronic Mail. Sebuah program yang memungkinkan pengguna dapat berkirim-kiriman surat elektronik melalui internet.

Flame : Suatu pesan yang isinya bersifat menghina yang dikirim lewat internet melalui email atau forum.

FTP : Singkatan dari File Transfer Protocol. FTP adalah suatu protokol atau aturan yang dipakai secara luas di internet untuk mentransfer file dari komputer yang satu ke komputer yang lain.

Homepage : Halaman awal pada sebuah situs web.

HTML : Singkatan dari Hyper Text Markup Languange. HTML adalah suatu bahasa pemrogaman yang digunakan untuk membuat situs web.

HTTP : Singkatan dari Hyper Text Transfer Protocol. HTTP adalah salah satu protokol atau aturan yang digunakan untuk bertukar informasi di internet.

Intranet : Internet dalam skala wilayah yang lebih kecil.

ISP : Singkatan dari Internet Service Provider. ISP adalah perusahaan yang menyediakan jasa layanan koneksi ke internet. Apabila pengguna ingin memiliki akses internet di rumah atau di kantor, biasanya pengguna harus berlangganan pada ISP tertentu.

Kbps : Singkatan dari Kilo bit per second (1024 bit per detik). Kbps adalah satuan kecepatan transfer data per unit dalam waktu tertentu.

Link : Teks yang dapat diklik untuk mengakses dokumen atau halaman web yang lain.

Log In : Masuk ke sebuah halaman web yang memiliki otoritas rahasia atau sangat pribadi. Pada umumnya, pengguna harus memasukkan username dan password untuk bisa masuk.

Log Out : Keluar dari sebuah halaman web yang memiliki otoritas rahasia atau sangat pribadi. Alasan dilakukan log out adalah agar pengguna lain tidak bisa masuk ke halaman tersebut jika pengguna offline atau keluar dari situs web itu.

Mirror : Mirror pada umumnya menjelaskan suatu situs web yang isinya mengcopy atau menduplikasi isi situs web yang lain. Tujuan dari mirror ini adalah untuk mengurangi kemacetan yang terjadi pada suatu jaringan.

Modem : Singkatan dari Modulator Demodulator. Modem adalah suatu hardware yang memungkinkan komputer dapat bertukar informasi dengan menggunakan saluran telepon. Modem ini merupakan salah satu perangkat yang harus dimiliki agar dapat mengakses internet.

Netiquette : Singkatan dari Net Etiquette atau yang berarti etiket berinternet. Netiquette ini merupakan suatu kumpulan peraturan dan sopan santun yang diterapkan sehingga terbentuk keteraturan dalam bersosialisasi melalui internet.

Newbie : Pendatang baru(new comers) di dunia internet.

Offline : Memutuskan koneksi dari internet atau jaringan komputer lainnya.

Online : Terkoneksi dengan internet atau jaringan komputer lainnya.

Search Engine : Mesin pencari yang berfungsi membantu para pengguna internet untuk mencari dokumen tertentu di internet. Salah satu search engine yang paling laris pada saat sekarang ini adalah Google dan Yahoo.

Sign In : Sinonim dari Log In.

Sign Out : Sinonim dari Log Out.

SPAM : Suatu istilah dalam dunia internet yang menjelaskan segala macam pesan atau berita yang menjengkelkan, seperti email yang tak penting, email berantai, iklan yang tidak diminta, dan lain-lain yang sifatnya menjengkelkan.

Thread : Diskusi atau topik yang sedang berlangsung pada suatu forum diskusi di internet.

Upload : Mengirim data atau dokumen dari komputer klien(komputer pengguna) ke komputer server. Upload lawannya download.

URL : Singkatan dari Uniform Resource Locator. URL ini adalah suatu sistem penamaan alamat situs web.

Web Page : Sebuah halaman web tunggal yang merupakan bagian dari sebuah situs web secara keseluruhan.

Web Site : Kumpulan web page(halaman web) yang berhubungan antara satu dengan yang lainnya.

WWW : Singkatan dari World Wide Web. World Wide Web adalah suatu fasilitas bagaimana pengguna dapat saling bertukar informasi di internet. Perlu ditekankan bahwa World Wide Web berbeda dengan internet. World Wide Web adalah dunianya, sedangkan internet adalah nama jaringannya.

Sampai di sini istilah-istilah dalam dunia internet yang dapat saya beritahu kepada para pembaca. Mungkin apabila Anda punya istilah baru lainnya yang tidak ditulis dalam artikel ini, Anda bisa menulisnya pada bagian comment dan istilah-istilah tersebut akan Saya tampilkan pada artikel berikutnya.

Kurang lebihnya Saya ucapkan terima kasih.

Istilah Domain dalam Dunia Internet

Apa itu Domain ?

Domain adalah nama unik yang digunakan untuk mengidentifikasi nama komputer server (contohnya seperti email server atau web server) pada jaringan computer maupun pada jaringan internet.

Buat Apa sih Domain itu ?

Domain digunakan untuk mempermudah user di internet pada waktu melakukan akses ke server. Perlu diketahui bahwa untuk melakukan akses ke server, kita harus tahu nama server tersebut. Tapi sayangnya untuk mengingat nama server itu adalah suatu hal yang sulit karena nama suatu server merupakan suatu deretan angka yang rumit yang dikenal sebagai alamat IP (IP address). Coba bayangkan jika Anda harus mengetik alamat 74.125.19.147 untuk membuka situs Google, pasti Anda akan susah untuk mengingatnya dan mungkin Anda harus membuka catatan kecil setiap Anda akan membuka situs Google. Tapi dengan adanya domain, kita tidak perlu menulis alamat 74.125.19.147 untuk membuka situs Google, melainkan kita hanya perlu menulis nama domainnya yaitu google.com (dengan domain ini orang akan mudah ingat). Untuk Anda yang ingin tahu berapa alamat IP Address suatu situs web, Anda bisa cari di sini : http://who.is/

Struktur Nama Domain

Domain merupakan suatu nama yang terdiri dari sebuah struktur yang hierarkis dengan level tertinggi pada hierarki tersebut adalah Top Level Domains (TLDs). Pada saat sekarang ini sudah banyak TLDs yang telah terdaftar di seluruh dunia. Tetapi, di antara semua semua TLDs tersebut, ada tiga diantaranya yang paling populer, yaitu .com, .net, dan .org. Setiap TLDs harus terdaftar secara resmi di lembaga resmi untuk masalah domain yaitu ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Number). Level kedua setelah TLDs adalah Second Level Domains (SLDs). Contohnya adalah yahoo.com dengan yahoo merupakan SLDs-nya. Level berikutnya adalah domain level ketiga. Domain level ketiga serta domain seterusnya dibuat oleh pemilik SLDs, bukan oleh ICANN.

Bagaimana membuat domain?

Untuk membuat domain, Anda bisa memilih apakah Anda ingin membuat domain gratis atau domain yang berbayar. Untuk domain yang berbayar, Anda harus rela untuk membayar sejumlah uang kepada pihak penyedia domain untuk mendaftarkan diri dan setelah itu Anda akan diberi suatu alamat domain dengan ekstensi (Top Level Domain) sesuai keinginan Anda. Ada beberapa Top Level Domain, diantaranya : .com, .net, .co.id, .biz, .gov, dll. Tapi jangan khawatir untuk Anda yang tidak punya dana untuk membayar atau membeli domain, karena ada beberapa layanan di internet yang memberikan suatu jasa pelayanan domain gratis seperti namedemo.com, namezero.com dan cocc.com.

Domain Name di Indonesia

Terdapat beberapa kategori nama domain untuk di Indonesia, antara lain:

1. www.up_to_you.ac.id (untuk akademi atau universitas).

2. www.up_to_you.or.id (untuk organisasi atau yayasan).

3. www.up_to_you.co.id (untuk perusahaan).

4. www.up_to_you.go.id (untuk departemen/kementerian).

5. www.up_to_you.net.id (untuk Internet Sevice Provider).

6. <www.up_to_you.sch.id (untuk sekolah).

7. www.up_to_you.web.id(untuk siapa saja).

Ok, hanya itu yang dapat Saya informasikan. Lebih kurangnya Saya ucapkan terima kasih.

Semangat dan selamat berkreasi !.

24 November 2008

20 November 2008

Exception Handling pada Pemrograman Java



Di sini saya akan menjelaskan garis besar dari salah satu konsep yang dimiliki oleh bahasa pemrograman Java yaitu exception handling. Bahasa pemrograman Java menyediakan sebuah mekanisme yang dikenal dengan exception untuk membantu program dalam menangani error. Ketika sebuah error terjadi, program akan melempar(throws) sebuah exception. Maksudnya apa? Maksudnya adalah bahwa alur normal dari sebuah program yang sedang berjalan akan diinterupsi jika terjadi error, kemudian runtime environment akan melakukan sebuah exception handler yaitu satu blok kode yang dapat menangani tipe error tertentu. Penanganan exception bisa dilakukan untuk menormalkan kembali program dari kondisi error. Tidak semua penanganan error dapat menormalkan kembali suatu program, jika error tersebut tidak dapat dinormalkan kembali, maka program tersebut akan langsung mati(terminate).

Exception terjadi karena berbagai macam sebab. Penyebabnya mungkin karena pengguna salah dalam memasukkan input atau mungkin dikarenakan koneksi jaringan yang hang ketika program sedang berjalan.

Tiga buah statement di bawah ini adalah statement yang dipakai untuk exception handling:

  1. Try Statement : Di dalam blok try statement ini adalah kode-kode program di mana mungkin terjadi error. Jadi seorang programmer harus mengetahui kode manakah yang mungkin akan menyebabkan suatu error dan jika kode program yang memungkinkan terjadinya error telah diketahui, maka sang programmer lebih baik meletakkan kode programnya ke dalam blok try statement ini.
  2. Catch statement : Apabila memang error terjadi pada sebuah kode program di dalam blok try statement, maka secara langsung program akan terinterupsi dan dialihkan ke dalam blok catch statement ini. Di dalam blok catch statement ini, sang programmer dapat melakukan tindakan preventif yang sifatnya agar program tersebut tidak akan terjadi error lagi.
  3. Finally statement : Blok statement ini akan selalu dieksekusi walaupun program yang kita buat terdapat error atau tidak.

Secara sederhana, block dari sebuah exception handling dapat digambarkan sebagai berikut:

Agar lebih jelas aplikasinya di dalam Java, silahkan Anda download file Java pada link berikut: CobaException.java .

Kurang lebih isi dari file Java di atas adalah seperti berikut :

18 November 2008

Sifat Case-sensitive pada JavaScript



Sebenarnya apa yang dimaksud dengan case-sensitive di sini ?. Ok, akan saya jelaskan. Maksud case-sensitive di sini adalah suatu aturan penulisan ejaan yang membedakan antara huruf kapital dengan huruf kecil. Mungkin lebih jelasnya seperti ini, misalkan ada dua buah kalimat yaitu ilmu dan Ilmu. Jika dilafalkan, dua kata itu sebenarnya sama yaitu menunjukkan sebuah kata ilmu, tetapi kalau dipandang case-sensitivenya, kedua kata itu sangat berbeda di mana kata ilmu dimulai dengan huruf i(i kecil) dan kata Ilmu lainnya dimulai dengan huruf I(i kapital).


Sifat case-sensitive ini merupakan salah satu karakteristik bahasa pemrogaman JavaScript. Seluruh keyword, operator, variable name, even handlers, objek properties, dll memakai konsep case-sensitive ini. Perlu dicatat bahwa penulisan keyword-keyword di JavaScript adalah dengan huruf kecil semua. Misalkan jika kita menggunakan fitur control statement seperti if, maka Anda harus pastikan bahwa keyword yang anda tulis adalah if bukannya If. Maksud utama dari case-sensitive ini adalah agar Anda dapat lebih cermat lagi dengan penggunaan huruf kapital ketika menentukan dan mengakses variable. Satu kesalahan saja dalam penulisan keyword, operator, variable name, even handlers, objek properties, dll dapat merubah seluruh script yang ada dan harus membutuhkan cukup waktu untuk mendebug-nya.

14 November 2008

Pemakaian Stack pada JavaScript



JavaScript adalah salah satu bahasa pemrogaman yang sering dipakai untuk digunakan pada web programming (pemrogaman web). JavaScript memberikan keuntungan kepada programmer web untuk membuat halaman web yang dibuat menjadi lebih dinamis. Banyak sekali tulisan yang membahas tentang pembahasan JavaScript ini. Dinamakan JavaScript karena syntax- syntaxnya hampir mirip dengan syntax bahasa pemrogaman Java, tetapi perlu ditekankan bahwa pemrogaman ini tidak ada sangkut pautnya dengan pemrogaman Java yang diusung oleh Sun Microsystem.

Bahasa pemrogaman JavaScript mempunyai kemampuan yang tak kalah dari bahsa pemrogaman yang lain. Salah satunya adalah JavaScript mampu menangani struktur data Stack . Untuk pembaca yang belum mengetahui apa itu Abstract Data Type “ Stack ”, maka akan saya kenalkan sekarang. Stack adalah suatu ADT di mana penyimpanan data dilakukan dengan sistem Last-in-First-Out atau yang sering disebut dengan LIFO. Maksud dari stack ini adalah data yang disimpan terakhir akan dikeluarkan lebih dulu. Konsep dari stack ini bisa diumpamakan seperti tumpukan piring di mana piring di sini diumpamakan sebagai data dan tumpukannya diumpamakan sebagai stack . Apabila kita membayangkan ada setumpuk piring yang telah kita susun di hadapan kita, maka piring yang paling atas akan kita ambil dahulu daripada piring yang paling bawah yang kita ambil. Seperti itulah peumpamaan mudahnya. Mudah-mudahan pembaca mengerti dengan apa yang saya jelaskan tadi.

OK, sekarang kita langsung kepada tahap peng implementasi annya dalam JavaScript. Untuk perlu diingat bahwa konsep stack dan queue dalam JavaScript merupakan suatu method atau fungsi yang terdapat pada objek array yaitu push() dan pop() . Maksud push() di sini adalah memasukkan data kedalam stack , sedangkan pop() adalah mengambil data dari bagaian atas stack ( top of stack ). Oleh karena itu, sebelumnya kita harus mendeklarasikan variable bertipe array seperti berikut:

var stack=[ ]; // membuat variabel bertipe array dengan isi yang masih kosong

Sekarang kita akan melihat implementasi dari stack ini: Perhatikan !

stack.push(”tawakal”); // memasukkan data string ”tawakal” ke dalam stack . Ini adalah data pertama yang dimasukkan ke dalam stack .

stack.push(”ikhtiar”); //memasukkan data string ”ikhtiar” ke dalam stack . Ini adalah data kedua yang dimasukkan ke dalam stack

stack.push(2008); //memasukkan data integer 2008 ke dalam stack . Ini adalah data ketiga yang dimasukkan ke dalam stack

Cukup di sini saja dan kita akan melihat bagaimana struktur data pada stack yang telah kita kerjakan pada syntaks di atas. Perhatikan skema di bawah ini:

| 2008 |

| ikhtiar |

| tawakal |

Jika diperhatikan, data paling pertama yang dimasukkan ternyata diletakkan pada bagian paling bawah stack , sedangkan data paling terakhir yang dimasukkan diletakkan pada bagian paling atas stack ( top of stack ). Untuk mengujinya kita tambahkan syntaks seperti di bawah ini:

stack.pop(); // mengeluarkan data paling atas dari stack

stack.pop(); // mengeluarkan data paling atas dari stack

stack.pop(); // mengeluarkan data paling atas dari stack

Dari listing code di atas, secara kasar maka akan di dapat data keluaran seperti berikut secara berurutan: 2008,ikhtiar,tawakal.

Penjelasan di atas bukanlah aplikasi code sebenarnya, tetapi hanyalah gambaran kasarnya saja. Di bawah ini adalah salah satu aplikasi dari permasalahan stack di atas.


<html>
<head>
<script type="text/javascript">
var stack=[];
function insertStack(){
stack.push(form1.datastack.value);
form1.datastack.value="";
form1.isiStack.value=stack.join("\n");
}
function popFromStack(){
stack.pop();
if(stack.length==0)
form1.isiStack.value="isi stack kosong";
else
form1.isiStack.value=stack.join("\n");
}
</script>
</head>
<body>
<form name="form1" method="post" action="">
<p>
Masukkan data ke dalam stack :<input type="text" name="datastack" />
<input type="button" name="Submit" value="Push to Stack" onclick="insertStack()" />
</p>
<p>
Data di dalam stack:<br />
<textarea name="isiStack" rows="7" cols="14">
</textarea><br />
</p>
<p>
<input type="button" name="Submit2" value="Pop to Stack" onclick="popFromStack()"/>
</p>
</form>
</body>
</html>