Showing posts with label Islam. Show all posts
Showing posts with label Islam. Show all posts

06 October 2009

OTAK


Bismillahirrahmaanirrahiim

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarokatuh

Otak adalah salah satu nikmat yang Allah "Azza wa Jalla" berikan kepada manusia untuk berpikir. Tanpa otak manusia tidak akan bisa hidup. Dengan Otak manusia dapat menganalisa kejadian-kejadian, memecahkan permasalahan, menggerakkan aktifitas. Untuk mengenali otak anda secara ilmiah anda bisa menlihat dalam situs http://id.wikipedia.org/wiki/Otak

Tapi yang penulis ingin beritahukan adalah bagaimana menggunakan otak kita 100%. Ada analisa seorang ilmuwan yang mengatakan bahwa otak manusia yang paling pintar hanya menggunakan 5% atau kurang dari itu. Atau manusia rata-rata hanya menggunakan 5% atau kurang. Segala aktifitas yang manusia lakukan rata-rata hanya 5% atau kurang. 0% untuk orang gila, 5% untuk manusia paling jenius.

Siapakah manusia mendapatkan yang 95% itu?

Allah "Azza wa Jalla" banyak memaparkannya dalam Al Qur'an bahwa para Rasul, Nabi, syuhada, shodiqin, sholihin. Para orang berimanlah yang telah menggunakan otaknya 100% itu. Banyak kisah yang terpapar didalam Al Qur'an tentang manusia-manusia pilihan Allah"Azza wa Jalla" yang bisa kita jadikan sebagai rujukan bagaimana mereka hidup, bagaimana mereka beribadah, dan bagaimana mana Habluminallah dan Habluminannas.

Bagaimana caranya mendapatkan yang 95% itu?

Allah "Azza wa Jalla" telah memberikan sebuah katalog kehidupan kepada manusia yaitu Al Qur'an. Pelajari benar-benar isi dari kandungan Al Qur'an tersebut karena Al Qur'an adalah petunjuk bagi manusia.

"Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa"(Al Baqarah 2)
"yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka". (Al Baqarah 3)


Apakah yang manusia bisa lakukan jika menggunakan 100% otaknya?

Manusia akan bisa mengenali siapa pencintaNya. Jika telah mengenali penciptaNya maka manusia akan bisa mencintaiNya. Jika telah mencintaiNya maka manusia akan memiliki tingkat Tauhid yang lurus. Jika manusia telah mempunyai tingkat ketauhidan yang lurus maka apa yang mereka minta akan segera terkabulkan. Banyak kisah para nabi yang tercantum didalam Al Qur'an tentang mukjizat yang Allah"Azza wa Jalla" berikan. Sebagai contoh Rasulullah Muhammad SAW dengan Izin Allah"Azza wa Jalla" pernah membelah bulan.

"Telah dekat datangnya saat itu dan telah terbelah bulan"(Al Qamar 1)

Dan Nabi Musa As

"Dan sesungguhnya Kami telah memberikan kepada Musa sembilan buah mukjizat yang nyata (Mukjizat yang sembilan itu ialah: tongkat, tangan, belalang, kutu, katak, darah, taupan, laut, dan bukit Thur) , maka tanyakanlah kepada Bani Israil, tatkala Musa datang kepada mereka lalu Fir'aun berkata kepadanya: "Sesungguhnya aku sangka kamu, hai Musa, seorang yang kena sihir". ( Al Israa'101)


Kitapun bisa melakukan hal yang serupa atas seizin Allah"Azza wa Jalla". Karena para Nabi adalah manusia pula, mereka makan, minum, tidur, menikah. Hanya perbedaannya adalah mereka telah menggunakan 100% otaknya.
Jadi bersiap-siaplah anda untuk mendapatkan 100% otak itu dan hasilnya sangat luarbiasa.

Wassalam
Dikutip dari : http://pengetahuanislamku.blogspot.com


02 October 2009

Kampung Halaman

Bismillahirrahmaanirrahiim

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarokatuh

"Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. Dan kesudahan (yang baik) itu adalah bagi orang-orang yang bertakwa". ( Al Qashash 83)

"Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?" (Al An'aam 32 )

kampung yang sebenarnya yang akan kita huni adalah akhirat. Penghujung atau terminal pemberhentian dari perjalanan manusia ada 2 yaitu surga atau neraka. Banyak manusia yang berleha-leha dan melalaikan waktunya hanya untuk yang sia-sia. Maksud dari sia-sia itu adalah mereka tidak menggunakan modal yang Allah "Azza wa Jalla" berikan untuk mencari bekal untuk pulang kampung. Apakah mereka tidak mengetahui atau hanya masa bodoh.

Patut kita ketahui bahwa perjalanan kita akan semakin payah dan waktu yang ditempuh semakin lama. Manusia telah melalui 2 alam yaitu Alam Ruh dan Alam Rahim. Di Alam Rahim waktu yang ditempuh rata-rata 9 bulan. Ketika di alam Dunia rata-rata 63 tahun. Nanti dialam kubur atau alam penantian sampai hari kiamat. Semakin lama semakin panjang waktu yang ditempuh. Sampai dialam yang sesungguhnya tidak ada batas waktu atau unlimited time. Jadi bekal apa yang telah manusia siapkan. Umpama kita pulang kampung misalnya ke Surabaya, pasti kita membutuhkan uang, makanan, dan persiapan lainnya. Jika kita mempunyai perbekalan maka amanlah kita. Tetapi jikalau tidak tersiksalah kita.

Dipenghujung hidup manusia(surga/neraka) waktu tidak ada lagi atau kata lain kekal abadi. Manusia telah memilih kampungnya masing-masing. Di surga penuh dengan kenikmatan dan di neraka penuh dengan adzab. Silahkan anda memilih karena manusia boleh memilih apa yang mereka pilih tetapi terima apa hasil dari yang mereka pilih.

Wahai saudaraku Dunia ini hanya menipu. Tidak ada kekayaan yang abadi, tidak ada kecantikan dan ketampanan yang abadi, kepintaran yang abadi. Tetapi di Akhirat nanti semuanya telah terbuka. Manusia akan menyadari bahwa selama ini mereka telah lalai dari mengingat akhirat.

"laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingati Allah, dan (dari) mendirikan sembahyang, dan (dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang". (An Nuur 37)

Zaman yang seperti sekarang ini banyak dikalangan manusia sibuk dengan dunianya. Mereka sibuk dengan urusannya masing-masing. Manusia telah sibuk dengan bisnisnya, hartanya, kekuasaannya. Manusia lalai dengan Akhiratnya. Mereka jarang untuk bersyukur atas nikmat yang Allah "Azza wa Jalla" berikan. Secara tidak sadar manusia telah ditipu habis-habisan oleh dunia, karena apa yang mereka kejar adalah hampa.

Dikutip dari : http://pengetahuanislamku.blogspot.com/